Pular para o conteúdo principal

Cara Membuat Menu Navigasi Drop Down Responsive Keren

Salah satu nilai lebih ketika membuat design template adalah adanya menu navigasi yang mudah digunakan oleh pembaca. Mudah dalam artian tidak membuat bingung pembaca. Namun ketika kita sadari, sebenarnya kalo difikir, masak sih seorang blogger bingung dengan opsi menu navigasi di atas posting? Blogger yang notabene pasti kan tahu apa itu IT dan teknologi, pasti ngerti lah tentang menu navigasi.
Cara Membuat Menu Navigasi Drop Down Responsive Keren

Hal ini sebenarnya agak kurang logis, namun itulah faktanya saran dari banyak blogger yang mengatakan bahwa salah satu sebab tidak diterimanya Google Adsense adalah adanya menu navigasi yang menyulitkan pembaca.Gubrak, hehe.

Namun demikian, kita sebagai blogger yang baik tentu akan berusaha menerapkan hal terbaik bagi design sebuah template. Untuk itu, berikut akan coba kita berikan tips cara membuat menu navigasi drop down responsive keren di blog.

1. Buka akun blogger
2. Pilih template > mode HTML
3. Copas kode di bawah ini tepat di atas kode ]]></b:skin> atau </style>
nav { display:block; margin-top:100px; background:#374147; border-bottom:4px solid #07ACEC; }
.menu { display:block; }
.menu li { display:inline-block; position:relative; z-index:100; }
.menu li:first-child { margin-left:0; }
.menu li a { font-weight:600; text-decoration:none; padding:20px 15px; display:block; color:#fff; transition:all 0.2s ease-in-out 0s; }
.menu li a:hover,.menu li:hover>a { color:#fff; background:#07ACEC; }
.menu ul { visibility:hidden; opacity:0; margin:0; padding:0; width:150px; position:absolute; left:0; background:#fff; z-index:99; transform:translate(0,20px); transition:all 0.2s ease-out; }
.menu ul:after { bottom:100%; left:20%; border:solid transparent; content:" "; height:0; width:0; position:absolute; pointer-events:none; border-color:rgba(255,255,255,0); border-bottom-color:#fff; border-width:6px; margin-left:-6px; }
.menu ul li { display:block; float:none; background:none; margin:0; padding:0; }
.menu ul li a { font-size:12px; font-weight:normal; display:block; color:#797979; background:#fff; }
.menu ul li a:hover,.menu ul li:hover>a { background:#07ACEC; color:#fff; }
.menu li:hover>ul { visibility:visible; opacity:1; transform:translate(0,0); }
.menu ul ul { left:149px; top:0; visibility:hidden; opacity:0; transform:translate(20px,20px); transition:all 0.2s ease-out; }
.menu ul ul:after { left:-6px; top:10%; border:solid transparent; content:" "; height:0; width:0; position:absolute; pointer-events:none; border-color:rgba(255,255,255,0); border-right-color:#fff; border-width:6px; margin-top:-6px; }
.menu li>ul ul:hover { visibility:visible; opacity:1; transform:translate(0,0); }
.responsive-menu { display:none; width:100%; padding:20px 15px; background:#374147; color:#fff; text-transform:uppercase; font-weight:600; }
.responsive-menu:hover { background:#374147; color:#fff; text-decoration:none; }
a.homer { background:#07ACEC; }
@media (min-width:768px) and (max-width:979px) {
    .mainWrap { width:768px; } .menu ul { top:37px; } .menu li a { font-size:12px; } a.homer { background:#07ACEC; }
}
@media (max-width:767px) {
    .mainWrap { width:auto; padding:50px 20px; } .menu { display:none; } .responsive-menu { display:block; margin-top:100px; } nav { margin:0; background:none; } .menu li { display:block; margin:0; } .menu li a { background:#fff; color:#797979; } .menu li a:hover,.menu li:hover>a { background:#07ACEC; color:#fff; } .menu ul { visibility:hidden; opacity:0; top:0; left:0; width:100%; transform:initial; } .menu li:hover>ul { visibility:visible; opacity:1; position:relative; transform:initial; } .menu ul ul { left:0; transform:initial; } .menu li>ul ul:hover { transform:initial; }
}
4. Copas kode di bawah ini tepat di atas kode </head> atau </body>
<link href='https://maxcdn.bootstrapcdn.com/font-awesome/4.3.0/css/font-awesome.min.css' rel='stylesheet'/>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function(){
 var touch  = $('#resp-menu');
 var menu  = $('.menu');
 $(touch).on('click', function(e) {
  e.preventDefault();
  menu.slideToggle();
 });
 $(window).resize(function(){
  var w = $(window).width();
  if(w > 767 && menu.is(':hidden')) {
   menu.removeAttr('style');
  }
 });
});
</script>
5. Copas kode di bawah ini untuk mengganti menu navigasi yang lama. Misalkan saja sobat bisa melihat menu navigasi di situs ini, ada Tips Blog, Panduan SEO dll. Stukturnya kurang lebih seperti di bawah ini:
<nav>
<a id="resp-menu" class="responsive-menu" href="#"><i class="fa fa-reorder"></i> Menu</a>
   <ul class="menu">
   <li><a class="homer" href="#"><i class="fa fa-home"></i> HOME</a>
   <ul class="sub-menu">
   <li><a href="#">Sub-Menu 1</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 2</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 3</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 4</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 5</a></li>
   </ul>
   </li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-user"></i> ABOUT</a></li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-camera"></i> PORTFOLIO</a>
  <ul class="sub-menu">
   <li><a href="#">Sub-Menu 1</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 2</a>
    <ul>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 1</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 2</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 3</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 4</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 5</a></li>
    </ul>
   </li>
     <li><a href="#">Sub-Menu 3</a>
    <ul>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 1</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 2</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 3</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 4</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 5</a></li>
    </ul>
   </li>
   </ul>
  </li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-bullhorn"></i> BLOG</a></li>
    <li><a  href="#"><i class="fa fa-tags"></i> CATEGORIES</a>
  <ul class="sub-menu">
   <li><a href="#">Sub-Menu 1</a></li>
   <li><a href="#">Sub-Menu 2</a>
    <ul>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 1</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 2</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 3</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 4</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 5</a></li>
    </ul>
   </li>
     <li><a href="#">Sub-Menu 3</a>
    <ul>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 1</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 2</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 3</a></li>
    <li><a href="#">Sub Sub-Menu 4</a></li>
 <li><a href="#">Sub Sub-Menu 5</a></li>
    </ul>
   </li>
   </ul>
  </li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-envelope"></i> CONTACT</a></li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-sitemap"></i> SITEMAP</a></li>
  <li><a  href="#"><i class="fa fa-exclamation-triangle"></i> DISCLAIMER</a></li>
  </ul>
  </nav> 
6. Save template
7. Cek aja hasilnya

Mudah kan? Demikian tips desighn blog kali ini. Semoga bermanfaat. Salam.
(http://www.forumblogindo.com/).*

Comentários

Postagens mais visitadas deste blog

Top 25 Hosting Terbaik 2015 di Dunia - Hosting Blog Terpopuler Terbaik untuk Blog Kamu

Top 25 Hosting Terbaik 2018 - Hosting Blog Terpopuler Terbaik untuk Blog Kamu Jika sobat masih belum memiliki hosting yang digunakan untuk penyimpanan semua data blog yang telah dikelola, tidak ada salahnya untuk menggunakan layanan top 25 hosting terbaik 2018. Seperti halnya cara memilih nama domain , pemilihan hosting yang pas juga berpengaruh terhadap kenyamanan sobat kedepannya. Saking begitu besarnya manfaat cutom domain dan menyimpan data pada hosting, tak heran banyak sekali para blogger yang mencari-mencari provider hosting ataupun domain di Indonesia. Baca juga 25 Top web hosting terpopuler di Indonesia Untuk lebih jelasnya, silakan simak selengkapnya di bawah ini. 25 Hosting Terbaik dan Terpopuler tahun 2018 di Dunia Untuk lebih jelasnya, silakan simak berikut ini: AskforHost WP Engine BlueHost HostGator Siteground Site5 VPS.Net Godaddy DreamHost MediaTemple Arvixe InMotion Hosting Web Hosting Hub Host Monster Laughing Squid WebFusion...

Cara Membuat Footer Responsive di Blog - Halaman Footer 2 atau 3 Kolom

Membuat Halaman Footer Responsive 2 atau 3 Kolom di Blog - Apabila rekan-rekan ingin membuat halaman footer responsive di blog, tips ini layak jenengan coba. Halaman footer biasanya digunakan dan terletak pada bagian bawah blog atau website. Tentu halaman footer blog ini bisa digunakan untuk memberikan informasi seperti label, about me, kontak dan random post. Contoh demo Halaman Footer di blog ojogerah.blogspot.com Dengan menambahkan halaman footer blog ini, paling tidak menambah halaman widget lebih banyak. Selain yang berada di sidebar blog, juga bisa ditambahkan di sini. Cara Membuat Footer Responsive di Blog 2 Kolom Langkahnya cukup mudah kok, yakni sebagai berikut: 1. Masuk akun blogger 2. Pilih template > HTML 3. Copas kode di bawah ini di atas kode ]]></b:skin> #footernya-masyadi{width:100%;background:#111 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6Ddjxm-cK1AjUAbZTP_B8Wqdp0rBOHeEMcQjsqgcFuGKpB46wPWdpWbhuFMeHYCffr3j...

SEO Blog Itu Gak Penting untuk Dilakukan

Pentingkah SEO bagi Blog Kita? Buat apa menerapkan SEO, malah bikin pusing. Secara gitu, banyak buanget aturan dan terapan ilmu yang mesti dilakukan. Tengok saja situs-situs besar yang menerangkan buanyak bingit panduan SEO . Mesti gini, mesti gitu, begono dan begitu. Banyak banget deh aturanya. Malah-malah, banyak juga mastah yang mengatakan, "salah nerapkan SEO, jadi amblek deh trafiknya". Pandangan itu memang tidak bisa kita pungkiri. Pendapat-pendapat para blogger yang memberikan penilaian tentang SEO. Bahkan ketika saya membaca salah satu artikel dari Maxmanroe , ada juga praktisi internet marketer yang mengatakan SEO itu tidak penting. Sobat bisa juga menengok beberapa alasan para blogger dalam sebuah forum diskusi blogger , saking terlalu banyaknya aturan SEO, yang ada malah males nulis karena terlalu berkutat dengan SEO. Mulai dari pemilihan template SEO, cara menulis artikel SEO, cara SEO paling jitu untuk meningkatkan trafik di mesin pencari dan masih banyak lagi pe...