Pular para o conteúdo principal

Mempercepat Loading Blog dengan Cara Remove Render-Blocking JavaScript dan Optimize CSS Delivery

Mempercepat Loading Blog dengan Cara Remove Render-Blocking JavaScript dan Optimize CSS Delivery
Sobat. Sudah sering kali kita bahas pentingnya sebuah blog atau situs mempunyai kecepatan loading yang bagus (page load time). Selain menggunakan tools senjata ngeblog, kini ada beberapa tools pengukur kecepatan sebuah situs blog langsung dari mbah Google sendiri, yakni
Google Page Speed Insights.

Ketika kita melakukan cek kecepatn loading blog kita melalui Google Page Speed Insights, terkadang muncul pesan atau informasi yang berupa saran perbaikan. Contohnya saja "Harus Diperbaiki" (Should Fix) "Remove Render-Blocking JavaScript".

 Hal itu terjadi ketika di dalam template yang kita gunakan terdapat JavaScriptnya. Selain daripada itu, Google juga memberi tahu kita Cara Mengatasi Render-Blocking JavaScript itu sebagai berikut:
Ubah kode JavaScriptnya dari yang semula:
<script type="text/javascript" src="kode.js"></script>

Menjadi:
<script type="text/javascript"> /* Isi File JavaScript di Sini */</script>
Contohnya, dari semula begini:
<script type="text/javascript" src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js></script>
Diubah menjadi:
<script type="text/javascript">
/*! jQuery v1.8.3 jquery.com | jquery.org/license */
(function(e,t){function _(e) ... dan seterusnya dst... hingga (window);
</script>
Catatan: cara mengetahui isi kodenya: cop paste link http://........... min.js di address bar (alamat bar), ketika dimasukkan akan muncul deretan kode .js.

Optimize CSS Delivery

Selain daripada itu, saran Google berkenaan dengan kasus di atas adalah Optimize CSS Delivery, yaitu mengubah kode CSS. Tentu cara optimize CSS delivery juga masih dari mbah Google. Caranya, sebagai berikut:

Contoh, kode CSS yang sebelumnya seperti di bawah ini:
<link rel="stylesheet" href="http://..... small.css">
Isi small css-nya dibuka dulu (copas link http://..... small.css di address bar) dan akan muncul, misalnya, kode seperti ini:
.blue {color: blue;}
Diubah Menjadi begini:
<style>
.blue{color:blue;}
</style>
Demikian Tutorial Mengatasi Remove Render-Blocking JavaScript dan Optimize CSS Delivery. Tentu cara di atas sudah dilakukan para desainer template yang page load timenya bisa membuat blog kita lebih bagus lagi.

Salam blogger an good luck.

Sumber:
Contohblognih.blogspot.com

Comentários

  1. Respostas
    1. gak fahamnya di bagian mana mas? kalau memang belum mengerti betul dengan cara di atas, bisa menggunakan cara yang lain untuk mempercepat page load time blog kita..

      forumblogindo.blogspot.com/2015/05/cara-jitu-mempercepat-loading-blog-fastloading-time-blog-terampuh.html

      sudah saya jelaskan runtut banget mas

      Excluir

Postar um comentário

Postagens mais visitadas deste blog

Top 25 Hosting Terbaik 2015 di Dunia - Hosting Blog Terpopuler Terbaik untuk Blog Kamu

Top 25 Hosting Terbaik 2018 - Hosting Blog Terpopuler Terbaik untuk Blog Kamu Jika sobat masih belum memiliki hosting yang digunakan untuk penyimpanan semua data blog yang telah dikelola, tidak ada salahnya untuk menggunakan layanan top 25 hosting terbaik 2018. Seperti halnya cara memilih nama domain , pemilihan hosting yang pas juga berpengaruh terhadap kenyamanan sobat kedepannya. Saking begitu besarnya manfaat cutom domain dan menyimpan data pada hosting, tak heran banyak sekali para blogger yang mencari-mencari provider hosting ataupun domain di Indonesia. Baca juga 25 Top web hosting terpopuler di Indonesia Untuk lebih jelasnya, silakan simak selengkapnya di bawah ini. 25 Hosting Terbaik dan Terpopuler tahun 2018 di Dunia Untuk lebih jelasnya, silakan simak berikut ini: AskforHost WP Engine BlueHost HostGator Siteground Site5 VPS.Net Godaddy DreamHost MediaTemple Arvixe InMotion Hosting Web Hosting Hub Host Monster Laughing Squid WebFusion...

Cara Membuat Footer Responsive di Blog - Halaman Footer 2 atau 3 Kolom

Membuat Halaman Footer Responsive 2 atau 3 Kolom di Blog - Apabila rekan-rekan ingin membuat halaman footer responsive di blog, tips ini layak jenengan coba. Halaman footer biasanya digunakan dan terletak pada bagian bawah blog atau website. Tentu halaman footer blog ini bisa digunakan untuk memberikan informasi seperti label, about me, kontak dan random post. Contoh demo Halaman Footer di blog ojogerah.blogspot.com Dengan menambahkan halaman footer blog ini, paling tidak menambah halaman widget lebih banyak. Selain yang berada di sidebar blog, juga bisa ditambahkan di sini. Cara Membuat Footer Responsive di Blog 2 Kolom Langkahnya cukup mudah kok, yakni sebagai berikut: 1. Masuk akun blogger 2. Pilih template > HTML 3. Copas kode di bawah ini di atas kode ]]></b:skin> #footernya-masyadi{width:100%;background:#111 url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6Ddjxm-cK1AjUAbZTP_B8Wqdp0rBOHeEMcQjsqgcFuGKpB46wPWdpWbhuFMeHYCffr3j...

SEO Blog Itu Gak Penting untuk Dilakukan

Pentingkah SEO bagi Blog Kita? Buat apa menerapkan SEO, malah bikin pusing. Secara gitu, banyak buanget aturan dan terapan ilmu yang mesti dilakukan. Tengok saja situs-situs besar yang menerangkan buanyak bingit panduan SEO . Mesti gini, mesti gitu, begono dan begitu. Banyak banget deh aturanya. Malah-malah, banyak juga mastah yang mengatakan, "salah nerapkan SEO, jadi amblek deh trafiknya". Pandangan itu memang tidak bisa kita pungkiri. Pendapat-pendapat para blogger yang memberikan penilaian tentang SEO. Bahkan ketika saya membaca salah satu artikel dari Maxmanroe , ada juga praktisi internet marketer yang mengatakan SEO itu tidak penting. Sobat bisa juga menengok beberapa alasan para blogger dalam sebuah forum diskusi blogger , saking terlalu banyaknya aturan SEO, yang ada malah males nulis karena terlalu berkutat dengan SEO. Mulai dari pemilihan template SEO, cara menulis artikel SEO, cara SEO paling jitu untuk meningkatkan trafik di mesin pencari dan masih banyak lagi pe...